Budaya madrasah tidak hanya dibangun melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada murid.

 

Panca Cinta, Budaya Kebaikan di MI Darunnajah



MI Darunnajah Sekarputih terus membangun iklim dan budaya madrasah melalui pembiasaan positif sebagai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Penerapan nilai-nilai Panca Cinta diwujudkan dalam kegiatan rutin, perilaku sehari-hari, serta berbagai aktivitas yang menjadi bagian dari kehidupan murid di lingkungan madrasah.

Program pembiasaan ini mencakup lima nilai utama, yaitu cinta Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Kelima nilai tersebut menjadi landasan dalam membentuk murid yang beriman, berilmu, peduli, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.

Pada aspek Cinta Allah dan Rasul, murid dibiasakan membaca nadhom Aqidatul Awam setiap pagi, melaksanakan salat Duha, membaca Al-Qur'an dan menghafal Juz 30, mempelajari Hadis Arbain, serta memperingati hari besar Islam. Pembiasaan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan dan menumbuhkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai Cinta Ilmu ditanamkan melalui kegiatan menghafal Juz 30 dan Hadis Arbain, belajar membaca Al-Qur'an menggunakan metode Tilawati, serta mengikuti kegiatan belajar sesuai jadwal. Melalui kegiatan tersebut, murid dilatih untuk tekun, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat belajar.

Sementara itu, Cinta Lingkungan diwujudkan melalui piket kelas, kegiatan membersihkan lingkungan madrasah, menanam tanaman obat keluarga (TOGA), serta membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

Pada aspek Cinta Diri dan Sesama, murid dibiasakan menerapkan salam, senyum, sapa, santun, dan salim kepada guru serta orang yang lebih tua. Kepedulian juga dikembangkan melalui kebiasaan menjenguk teman yang sakit, membantu orang yang mengalami kesulitan, mengikuti senam pagi, mencuci tangan, dan menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat.

Adapun nilai Cinta Tanah Air ditanamkan melalui upacara bendera dengan khidmat, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, peringatan hari besar nasional, pengenalan budaya daerah, serta keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler wajib Pramuka. Melalui kegiatan tersebut, murid belajar menghargai simbol negara, mengenal keberagaman budaya, dan mengembangkan sikap disiplin serta pantang menyerah.

Agar pelaksanaannya berjalan terarah, program pembiasaan Panca Cinta juga disertai pemantauan dan asesmen sesuai jenis kegiatan, seperti observasi, ceklis buku prestasi, tes lisan, jurnal kegiatan, dan penilaian sikap.

Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, MI Darunnajah Sekarputih berharap nilai-nilai Panca Cinta tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi benar-benar tumbuh menjadi karakter dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, madrasah dapat terus berperan dalam mencetak generasi yang berakhlaqul karimah, cerdas, dan peduli lingkungan.


Posting Komentar

0 Komentar