Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Murid MI Darunnajah Belajar Keteladanan Akhlak Rasulullah
MI Darunnajah Sekarputih memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H bersama seluruh murid serta ustadz dan ustadzah. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, diisi dengan tausiyah, doa, serta lantunan shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Karim mengajak seluruh murid untuk mengenal dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Salah satu akhlak yang ditekankan adalah kesabaran dan toleransi, terutama ketika menghadapi orang yang berbeda pandangan atau bahkan memperlakukan kita dengan kurang baik.
Ustadz Karim menyampaikan sebuah kisah yang menggambarkan kemuliaan akhlak Rasulullah SAW. Dikisahkan tentang seorang perempuan Yahudi yang mengalami kebutaan dan kerap menyampaikan perkataan buruk tentang Rasulullah SAW kepada orang-orang di sekitar pasar. Meski demikian, Rasulullah SAW tidak membalas perlakuan tersebut dengan keburukan.
Justru dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, Rasulullah SAW tetap berbuat baik kepadanya, termasuk membantu menyuapi makanan setiap hari. Hingga Rasulullah SAW wafat, perempuan tersebut tidak mengetahui bahwa orang yang selama ini membantunya dengan penuh kebaikan adalah sosok yang sering ia cela.
Kisah tersebut menjadi pelajaran bagi para murid bahwa akhlak mulia tidak hanya ditunjukkan kepada orang yang berbuat baik kepada kita, tetapi juga ketika menghadapi perbedaan, perkataan yang menyakitkan, maupun perlakuan yang tidak menyenangkan. Kesabaran, santun dalam bertutur kata, dan membalas keburukan dengan kebaikan menjadi nilai yang perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian Maulid juga semakin semarak dengan pembacaan shalawat dalam posisi julus dan qiyam yang diiringi lantunan hadrah. Para murid turut berpartisipasi dalam penampilan hadrah di bawah bimbingan Ustadz Yanto dan Ustadz Nadir, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, MI Darunnajah berharap murid tidak hanya mengenal sejarah dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi juga mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari—menjadi pribadi yang sabar, santun, toleran, penyayang, dan senantiasa berusaha membalas kebaikan maupun keburukan dengan akhlak yang mulia.

0 Komentar